Imunisasi MR Dilaksanakan Serentak, Walikota Cilegon Tinjau di SMPN 3

3 bulan yang lalu Zainal Takin 0 respond
IMG20170802102542

CILEGON, BCO - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan secara serentak menggelar imunisasi campak dan rubella atau Measles-Rubella (MR) serentak di seluruh Pulau, untuk bayi usia sembilan bulan hingga anak usia 15 tahun. Vaksinasi yang telah dilaksanakan mulai 1 Agustus 2017 dilakukan di sekolah, posyandu, hingga puskesmas.

Di Kota Cilegon, imunisasi MR juga telah dilaksanakan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon diberbagai sekolah, posyandu dan puskesmas. Salah satunya yang dilaksanakan pada anak SMP Negeri 3 Cilegon yang ditinjau langsung oleh Walikota Cilegon, Dr Tb Iman Ariyadi, Selasa 2 Agustus 2017.

Didampingi oleh Kepala Dinkes Kota Cilegon, dr Ariadna dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon, Muhtar Gozali, Walikota Cilegon secara langsung melihat anak SMPN 3 Cilegon yang disuntik imunisasi MR.

Dr Tb Iman Ariyadi dalam hal ini sangat mendukung program pemerintah pusat untuk melakukan imunisasi campak dan rubella terutama untuk generasi kedepan agar dapat terhindar dari penyakit campak dan rubella yang dapat diantisipasi sejak dini.

“Ini kan dua hal yah, yang pertama adalah menghindari penyakit campak, yang kedua rubella ini lebih berbahaya bagi perempuan apabila dia hamil lalu terkena rubella, anaknya cacat, bisa menimbulkan kebutaan, lalu pendengarannya dan lain sebagainya, jadi ini penting. Karena ini kepentingannya (untuk) generasi kedepan, apalagi kedepan kan generasinya akan kompetitif tuh, kalau generasi kitanya lemah lalu terkena penyakit yang (seharusnya) bisa kita antisipasi sejak dini yah kita lakukan,” kata Dr Tb Iman.

Sementara itu, terkait dengan adanya sekolah di Kota Cilegon yang menolak untuk dilakukan vaksinasi imunisasi MR, Dr Tb Iman mengatakan bahwa isu terkait dengan vaksinasi imunisasi MR terdapat kandungan zat yang diharamkan, hal tersebut tidak benar adanya. Bahkan Walikota Cilegon menyayangkan apabila anak tidak diberikan vaksinasi imunisasi MR sejak dini, kedepan akan melahirkan generasi yang lemah.

“Makanya kalau misalkan anak yang tidak bersedia disuntik, alangkah sayangnya. Soal ada beberapa isu muncul sekolah yang tidak mau di rubella karena ada indikasi dan lain sebagainya, saya kira itu isu saja, malah justru ini generasi kita jadi lemah nanti, kalau tidak diberikan rubella hari ini, kedepan bisa menjadi generasi yang lemah, apalagi kalau dia perempuan hamil lalu anaknya cacat segala macam nanti bisa melahirkan generasi yang lemah,” katanya. []

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
IMG20170705100245

Direksi PT KS Kunjungi Pemkot Cilegon, Ini Kata Walikota

IMG20170814111556

Reno Yanuar Lempar Wacana Bentuk Pansus Tanggapi Kasus Cikuasa

Related posts
Your comment?
Leave a Reply