Komposisi Atlet Kontingen Banten untuk Pospenas Dituding Ada Kecurangan

5 bulan yang lalu Iip Djulianto 0 respond
pospenas

SERANG, BCO – Provinsi Banten akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Nasional (Pospenas) di bulan Oktober ini. Namun belum juga pagelaran nasional tersebut dimulai, malah sudah mencuat kabar tidak sedap terkait dengan agenda tersebut.

Atlet yang akan berlaga pada cabang olahraga senam santri di Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Nasional (Pospenas) VII 2016 mendatang, khususnya Kontingen Banten diinformasikan bukan merupakan hasil seleksi dari Pospekot atau Pospekab dan Pospeda yang diselenggarakan sebelumnya di tingkat kabupaten/kota di Banten.

Kabar tidak sedap ini seperti diungkapkan oleh Pengurus Pesantren Ummul Qura Tangerang Selatan, Khusnul M.

Menurutnya, pada Pospeda Banten 2016 lalu, santrinya berhasil menyabet juara pertama pada cabor senam santri putra dan juara II senam santri kategori putri. Namun dalam komposisi Kontingen Banten untuk Pospenas VII mendatang, sejumlah santri yang menjadi juara Pospeda Banten tidak diikutsertakan oleh pihak Dinas Pemuda dan Olahraga Banten.

“Kita merasa dizolimi, anak-anak kami yang sudah menempuh semua tingkatan, menang di Pospekot dan juara di Pospeda Banten ini harus tidak bertanding di Pospenas, padahal harusnya mereka yang menjadi Kontingen Banten pada cabor senam santri ini kan harusnya juara 1 atau 2,” ujarnya kepada media, Sabtu 8 Oktober 2016.

Menurutnya, pada kesepakatan awal dengan FSPP, komposisi atlet yang akan berlaga di Pospenas VII 2016 adalah 70 persen santri dari juara 1 dan 30 persen santri dari juara 2.

“Kan emang seharusnya yang menjadi kontingen di Pospenas itu Pesantren kita, karena memang kesepakatannya begitu,” imbuhnya.

Argumentasi Khusnul pun diperkuat dengan Surat Keputusan hasil seleksi nomor 426/702-Dispora/2016 tanggal 9 September 2016 yang ditunjukkan kepada Ketua Panitia Kerja Tetap Daerah (Panjatapda) Pospenas VII oleh Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi Banten.

Namun kenyataannya, ia mendapatkan lampiran surat yang ditandatangani oleh Kadispora Provinsi Banten, Moh Ali Fadillah, dimana terdapat laporan hasil seleksi yang menyebutkan, atlet-atlet cabor senam santri yang akan bertanding adalah empat santri dari Ponpes Ummul Qura dan empat lainnya dari Daar El-Qolam, Gintung, Kabupaten Tangerang.

Menurutnya santri dari Ponpes Daar El-Qolam tersebut belum pernah mengikuti seleksi di Pospekot ataupun Pospeda.

“Kita mensinyalir ada kecurangan dan penunjukan sepihak dari pengurus, sehingga anak-anak kami dibuang begitu saja,” ujarnya menambahkan. (*)

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Foto Net

Ada Bagi-bagi Roti dan Air Mineral Gratis Bergambar WH – Andika di Alun-alun Serang

bsd

Pelajar SLTA Perang Roket Air di Gelaran Banten Scince Day di Cinangka

Related posts
Your comment?
Leave a Reply