Tinjau Imunisasi di Puskesmas Cibeber, Dandim Cilegon Ajak Masyarakat Ikut Imunisasi Difteri

2 minggu yang lalu Zainal Takin 0 respond
IMG20180103090413

CILEGON, BCO - Untuk mengantisipasi terus menyebarnya wabah difteri yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium Diphtheriae, Komandan Kodim (Dandim) 0623 Cilegon, Letkol Inf Donny Pramono melakukan tinjauan ke puskesmas yang ada di wilayahnya. Salah satunya dengan meninjau pemberian imunisasi difteri di Puskesmas Cibeber, Rabu 3 Januari 2018.

“Disini kami ada perintah dari satuan atas, untuk aparat kewilayahan bagi Dandim, Danrem untuk turun kebawah (melakukan tinjauan langsung). Karena seperti kita ketahui bersama di media massa kemudian di berita-berita banyak sekali penyakit difteri dan sudah banyak memakan nyawa (korban jiwa),” kata Letkol Inf Donny usai melakukan tinjauan.

Dalam tinjauan tersebut, Dandim 0623 Cilegon Letkol Inf Donny Pramono juga mengajak anak serta beberapa anggota Kodim 0623 Cilegon untuk diberikan suntik imunisasi anti difteri. Meskipun belum ada kasus atau kejadian luar biasa (KLB) di Kota Cilegon, Letkol Inf Donny menghimbau dan mengajak masyarakat di Kota Cilegon untuk mengajak anaknya agar diberikan imunisasi DPT (Difteri, Pertusis dan Tetanus) sebagai langkah awal pencegahan penyebaran virus difteri khususnya kepada anak-anak.

“Di Cilegon ini memang belum ada, tapi kita harapkan di Cilegon jangan sampai ada. Saya sebagai aparat kewilayahan saya tetap turun kebawah, salah satunya hari ini ke Puskesmas Cibeber untuk mengecek secara langsung, apakah masyarakat disekitar puskesmas ini memiliki keinginan atau kesadaran untuk mengantarkan anak-anaknya untuk di vaksin DPT. Saya akan berkeliling ke puskesmas yang ada di wilayah saya, disinikan ada 7 koramil nanti semua akan saya kunjungi puskesmas yang ada diwilayah Kodim 0623 Cilegon. Saya harap masyarakat terutama yang punya anak untuk sesegera mungkin ke Puskesmas agar diberikan imunisasi DPT sebagai langkah awal pencegahan penyebaran difteri,” ungkapnya.

IMG20180103090156

Dari berbagai sumber yang dihimpun, di Provinsi Banten sejauh ini kurang lebih sudah terdapat 114 kasus difteri yang menyebar di Tangerang, Serang dan Pandeglang.

Ditemui ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, dr Arriadna mengatakan, virus difteri yang dapat menyebar melalui kontak langsung dan udara ini merupakan penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi. Dengan demikian, dirinya berharap agar masyarakat yang memiliki anak untuk mengikuti seluruh program imunisasi yang diberikan oleh pemerintah.

“Di Cilegon sendiri pada Desember 2017 ada dua kasus suspek (penyakit atau infeksi difteri) tetapi hasil dari pemeriksaan lab (laboratorium) di Puslitbangkes Jakarta itu semua negatif, artinya itu bukan difteri. Walaupun ada satu lagi suspek, ini mudah-mudahan negatif juga. Saya menghimbau kepada semua masyarakat di Kota Cilegon harus mengikuti semua program imunisasi yang ada di pemerintah, mulai dari imunisasi dasar 0 sampai 12 bulan, dan ada penguatan di umur 18 bulan sampai dengan 3 tahun, serta saat usia sekolah dasar. Difteri ini adalah salah satu penyakit yang dapat dicegah oleh imunisasi, sehingga kalau seseorang itu mendapat imunisasi yang lengkap, dia akan terlindungi, dia punya kekebalan terserang penyakit tersebut,” ujarnya.

“Sampai hari ini kita tidak dapat ORI (Outbreak Response Imunization) difteri, karena tidak ada kasus KLB (kejadian luar biasa), jadi saya harap jangan sampai ada kasus di Cilegon.” tuturnya. []

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
IMG20171222231924

Ada 16 Warga Jepang, Kelurahan Kotabumi Minta Pemilik Kontrakan Segera Melapor

IMG_20180103_165641

Panggil PT Indorama Petrochemical, DLH Merasa Kecewa Atas Laporan Manajemen

Related posts
Your comment?
Leave a Reply