Tidak Bawa Identitas, Pemuda Ini Hampir Dihakimi Warga

2 bulan yang lalu Zainal Takin 0 respond
IMG-20170407-WA0016

CILEGON, BCO - Seorang pemuda berusia 22 tahun yang masuk ke dalam kamar mandi sebuah warnet di Lingkungan Perumahan PGRI, Rt 01/Rw 07, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, hampir dihakimi warga karena gerak-geriknya dianggap mencurigakan.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, warga curiga kepada pemuda tersebut yang katanya masuk warnet sekitar pukul 21.15 wib kemarin malam, 6 April 2017. Kecurigaan muncul aaat ditanya identitas dan asal-usulnya, pemuda tersebut menjawab dengan hal yang membuat warga yang berkerumun menjadi marah.

Kepala Seksi (Kasi) Pemerintah dan Trantibum Kelurahan Masigit, Ihyaul Ulumudin mengatakan ,pemuda yang diketahui memilik keterbelakangan mental tersebut sempat akan dihakimi warga. Namun beruntung dapat dicegah ketua Rt 01/Rw 07, Nawasi setelah pemuda tersebut dibawa dan diamankan di rumah ketua Rt yang juga di dampingi Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

“Orang tersebut masuk secara tiba-tiba dan membuat para pengunjung (warnet) curiga. Akhirnya dia ditangkap oleh warga. Ketika ditanya ternyata tidak punya identitas pribadi, dompet juga tidak ada, tidak bawa identitas apapun. Karena melihat kondisi warga yang sudah semakin marah, khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, apa lagi sampai dihakimi sendiri sama warga,” kata Ulum, saat ditemui diruang kerjanya, Jumat 7 April 2017.

Ulum menjelaskan, pemuda berperawakan wajah seperti orang cina tersebut terlihat depresi, namun secara psikologi pemuda tersebut terlihat waras. Ketika ditanya tentang identitasnya selalu bungkam dan mengatakan hal yang tidak dipahami.

“Ditanya orangnya selalu bungkam, kaya orang depresi, pas ditanya namanya dia jawab datang dari surga, bahasanya tidak lazim. Dari psikologi terlihat waras, tapi terlihat seperti orang yang keterbelakangan mental, wajahnya chinese gitu. Lalu langsung dibawa sama pak Rt ke kantor Dinsos sekitar jam 11 malam. Tapi pas ditanya di sana sama Bripka Munif, terakhir dia menyebutkan kalah alamatnya di Anyer,” jelasnya.

Sementara itu, ditemui terpisah, Kepala Seksi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Dinsos Kota Cilegon, Suher S. Sainan membenarkan ada pemuda keturunan cina yang diserahkan ke Dinsos Cilegon pada malam hari karena tidak memiliki identitas yang jelas dan memiliki keterbelakangan mental. Pemuda yang diketahui bernama Willy tersebut berasal dari Lingkungan Cempaka, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, tersebut telah di jemput oleh keluarganya.

“Tadi pagi sekitar jam setengah sepuluh sudah dijemput kakaknya yang bernama candra. Memang kondisi anaknya sedikit keterbelakangan mental, kayanya anak ini hilang pas lagi jalan-jalan di Cilegon sini. Dia rumahnya di Cempaka Putih Anyer, keturunan chinese,” katanya. (*)

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
IMG-20170406-00628

Banjir Terparah di Ciwandan, Camat Minta Industri Tingkatkan Bantuan

IMG-20170410-WA0007

Panggil Ojek Pake Hape, Download Aplikasi Adajek di Play Store

Related posts
Your comment?
Leave a Reply