Teknologi Printing 3 Dimensi Akan Diperkenalkan dalam Pesta Wirausaha TDA Cilegon

10 bulan yang lalu Juki San 0 respond
Benda-benda hasil printer 3D / Dok
Benda-benda hasil printer 3D / Dok

CILEGON, BCO – Teknologi saat ini makin berkembang dan tidak hanya berupa perangkat-perangkat mobile, seperti smartphone, tablet, dan komputer.

Saat ini inovasi teknologi mesin cetak menghadirkan alat cetak tiga dimensi atau dikenal dengan Printer 3D. Teknologi ini tergolong baru dan sangat banyak kegunaannya.

Untuk lebih memasyarakatkannya, teknologi 3D printing ini akan ditampilkan pada acara Pesta Wirausaha (PW) Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Kota Cilegon.

Owner Craftridi yang merupakan distributor mesin printer 3D Amri Rizal menyebutkan, sebuah printer 3D menghasilkan benda padat dan bukan mencetak di atas lembaran kertas, seperti printer konvensional. Sebuah objek tiga dimensi dibuat dengan mencetak lapisan berturut-turut dengan bahan semacam benang plastik dengan berbagai tipe dan warna.

“Printer 3D merupakan sebuah revolusi di bidang teknologi pencetakan dan akan menjadi salah satu primadona pada acara PW nanti karena baru pertama kali diadakan di Cilegon” ujar Amri di sela acara persiapan PW TDA Cilegon, Rabu 23 November 2016.

Amri melanjutkan, teknologi 3D printing sudah ada sejak 1986 dan sudah umum digunakan di negara-negara maju di Eropa dan Amerika Serikat dan dimanfaatkan di berbagai bidang.

“Bisa untuk arsitektur, untuk kedokteran, manufaktur, desain, fashion, bahkan ada teknologi printing untuk makanan. Jadi yang diprint itu bisa langsung dikonsumsi, biasanya bahannya menggunakan tepung,” kata Amri.

Keberadaan Printer 3D di Indonesia, lanjut dia, sudah ada sekitar enam tahun. Namun, belum banyak masyarakat yang menggunakan teknologi ini, lantaran harganya tergolong mahal.

“Printer 3D masih kurang populer di kalangan masyarakat karena harganya cukup mahal, printer impor bisa puluhan juta bahkan ada yang ratusan juta rupiah. Padahal alat ini banyak sekali kegunaannya, untuk itu kami merasa perlu lebih mengenalkan dan memberi edukasi ke masyarakat, dan ternyata printer 3D bisa diperoleh dengan harga terjangkau”, jelas Amri.

Craftridi rencananya akan menampilkan printer 3D yang dirakit di dalam negeri. Printer dengan harga terjangkau itu, kualitasnya tak kalah dengan printer 3D impor karena dikerjakan di bawah pengawasan Dasziel yang merupakan master printer 3D terbaik di Indonesia.

Tidak hanya industri besar, usaha kerajian tradisional juga akan sangat terbantu oleh printer 3D ini. Menurut Amri, printer 3D bisa meningkatkan kualitas produk UKM, terutama yang bergerak di bidang produk kerajinan seperti miniatur. Pembuatan model atau prototype produk bisa dikerjakan oleh printer 3D dengan kualitas yang jauh lebih baik dibanding pengerjaan secara tradisional.

“Printer 3D bisa pula menjadi peluang bisnis baru yang cukup prospektif karena belum banyak pemainnya. Selain itu, printer 3D juga menjadi alat yang mengasyikan, bisa menjadi sebuah hobi dan memacu kreatifitas anak dan remaja. Di beberapa Negara Eropa, 3D printing bahkan sudah menjadi salah satu materi pendidikan yang diajarkan di sekolah-sekolah,” kata Amri.

Perlu diketahui Pesta Wirausaha yang digagas oleh Komunitas Tangan Di Atas (TDA) akan digelar di Halaman Rumah Dinas Walikota Cilegon, 3 – 4 Desember 2016. Pesta Wirausaha diharapkan bisa menjadi sarana bagi para pengusaha muda Kota Cilegon untuk meningkatkan knowledge bisnisnya, memperluas networking, promosi produk dan menjaga konsistensi semangat berwirausaha.

Selain pameran, akan diselenggarakan pula berbagai seminar bisnis dengan topik-topik yang menarik dan aplikatif, dengan narasumber nasional dan lokal.

Selain itu, acara akan dimeriahkan pula dengan lomba mewarnai untuk anak-anak dan pemeriksaan kesehatan gratis oleh tim Rumah Zakat. (*)

 

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
razia-motor-3

Anak Dibawah Umur Kena Razia Lalu-lintas, Kendaraan Disita dan Hanya Bisa Diambil Orang Tua

Pemilik akun facebook Rudi Ferdiyansah / Net

Melalui Akun Facebook, Pemuda Cilegon Ini Lecehkan dan Ancam Mutilasi Habib Rizieq

Related posts
Your comment?
Leave a Reply