Sosialisasi Festronik, DLH Cilegon Minta Industri Penghasil Limbah B3 Patuhi Peraaturan Lingkungan Hidup

1 bulan yang lalu Zainal Takin 0 respond
IMG20171114093107

CILEGON, BCO - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Perusahaan Pengelola Limbah Industri (PPLI) adakan Sosialisasi Pelatihan Manifes Elektronik (Festronik) kepada industri penghasil limbah bahan berbahaya, dan beracun (B3), bertempat di salah satu hotel di Kota Cilegon, Selasa 14 November 2017.

Kegiatan sosialisasi tersebut menindaklanjuti surat edaran dari Dirjen Pengolaan Sampah dan Limbah B3, nomor SE-10/PSLB3/UPLB3/PLB3/6/2016, tentang pelaksanaan ujicoba penerapan manifes elektronik pengangkutan limbah bahan berbahaya dan beracun.

Sistem manifes elektronik akan dijalankan terintegrasi melalui internet untuk pemberian izin dan rekomendasi pengangkutan dan pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Nantinya, sistem ini akan menghilangkan sistem konvensional QR code.

Aplikasi ini akan memberikan keuntungan secara ekonomi dan kepastian hukum bagi sistem pengangkutan limbah B3 industri karena harus menjamin bahwa limbah B3 yang diangkut sampai kepada pengelola limbah B3 yang legal.

Kepala DLH Kota Cilegon Ujang Iing mengatakan melalui kegiatan sosialisasi Festronik ini dapat mendukung pemenuhan atau kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan pengelolaan lingkungan hidup khususnya pengelolaan limbah B3.

“Baik pelaporan dari perusahaan penghasil, pengola, pengumpul dan pengangkut limbah B3 di Kota Cilegon maupun pengangkut dari luar Kota Cilegon,” katanya.

Selain itu, Ujang Iing juga mengatakan setiap usaha atau kegiatan berkewajiban memberi informasi yang terkait dengan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup secara benar, akurat, terbuka dan tepat waktu.

“Kami berharap dari pelaksanaan sosialisasi ini dapat memberikan penjelasan mengenai manifes elektronik, sehingga pihak perusahaan khususnya penghasil limbah B3 di Kota Cilegon dapat memahami serta dimudahkan dalam membuat pelaporan limbah B3 sistem elektronik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 pada DLH Kota Cilegon, M. Teddy Soeganda mengatakan pada kegiatan sosialisasi kali ini dari ratusan perusahaan yang ada di Kota Cilegon,baru 80 perusahaan penghasil limbah B3 yang diundang dalam acara tersebut.

“Ini ada 80 perusahaan penghasil limbah B3 yang kita undang, nanti akan kita sosialisasikan juga kepada perusahaan lainnya,” katanya.

Teddy juga mengatakan selain untuk menginformasikan kepada perusahaan kedepan setiap perusahaan penghasil limbah B3 diharuskan melaporkan pengelolaan limbah B3 nya melalui Festron, dimana tujuan utama
sosialisasi tersebut adalah agar pelaporan pengolaan limbah B3 lebih akurat, transparan dan mudah di akses.

“Untuk menginformasikan adanya keharusan untuk melaporkan pengolaan limbah B3 secara elektronik yang kita sebut Manifes Elektronik atau Festron. Karena ini dirubah menjadi kegiatan pelaporan tanpa kertas, itu akan menghemat sumber daya alam, pengurangan terhadap sampah kertas laporan, tujuan utamanya tentunya adalah informasi yang disampaikan oleh si penghasil kepada stake holder baik ke pemerintah maupun kepada pengumpul pengangkut dan sebagainya lebih akurat, lebih transparan dan mudah di akses,” ujarnya. []

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
IMG_20171113_184847

Tingkatkan Kompetensi Pengawas Sekolah, Dindik Cilegon Adakan Diklat

IMG20171114141755

Lepas Rombongan Lasqi Cilegon ke Festival Qasidah Nasional, Kota Cilegon Siap Jadi Tuan Rumah 2019

Related posts
Your comment?
Leave a Reply