Reno Yanuar Lempar Wacana Bentuk Pansus Tanggapi Kasus Cikuasa

4 bulan yang lalu Zainal Takin 0 respond
IMG20170814111556

CILEGON, BCO - Perwakilan warga gusuran lingkungan Kramat Raya dan Cikuasa Pantai, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, datangi kantor DPRD Kota Cilegon untuk menyerahkan bukti-bukti laporan dugaan pelanggaran yang dilakukan Walikota Cilegon saat melakukan penggusuran rumah warga yang menempati lahan milik PT Kereta Api Indonesia.

Sejumlah perwakilan warga gusuran yang diterima oleh Komisi 1 DPRD Kota Cilegon, adakan dengar pendapat di ruang rapat gedung DPRD Kota Cilegon dimana warga meminta kepada DPRD untuk memberikan sanksi atas tindakan Walikota Cilegon yang menggusur rumah warga di lingkungan Cikuasa Pantai dan Kramat Raya.

Ditemui usai dengar pendapat, Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kota Cilegon, Reno Yanur mengatakan akan segera berkoordinasi dengan pimpinan DPRD Cilegon terkait dengan laporan masyarakat tersebut. Reno melemparkan wacana akan segera membentuk panitia khusus (pansus) dalam menyikapi hal tersebut.

“Saya akan berkordinasi dengan pimpinan, kalau perlu secepatnya akan kita buat pansus untuk menyikapi permasalahan ini. Ini harus kita perjuangkan bersama, ini tanggungjawab seluruh anggota DPRD karena DPRD itu dipilih oleh rakyat, disinilah mereka harus memperjuangkan bagaimana rakyat itu sejahtera,” katanya.

“Insya allah saya akan kawal itu semua, apapun caranya harus terbentuk, karena ini menyangkut kepentingan masyarakat, saya akan lobby semua untuk bagaimana pansus ini terbentuk supaya menjadi solusi yang terbaik untuk masyarakat dan masyarakat tidak teraniaya,” ujar Reno.

Ditemui ditempat yang sama, kuasa hukum warga gusuran, Evi Silvi mengatakan telah melaporkan kepada Polda Banten terkait dengan dugaan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh Walikota Cilegon atas penggusuran rumah warga yang dilakukan di lingkungan Cikuasa Pantai dan Kramat Raya, pihaknya saat ini memberikan bukti dan salinan laporan tersebut kepada DPRD Kota Cilegon agar dapat diketahui oleh wakil rakyat.

“Semua bukti-bukti yang kami serahkan ke Polda, artinya kita mendalilkan bahwasanya walikota melanggar hukum, menyimpang dari perda dan lain-lain, melanggar sumpah jabatannya, itu semua kami serahkan, jadi ini tidak main-main lagi. Kita punya hukum, kita punya penegak hukum, kita punya dewan, bagaimana dewan memberikan sanksi terhadap kepala daerah terkait melanggar sumpah dan jabatannya. Saya sampaikan ini kepada wakil komisi, Karena dengan pelaporan warga kepada Polda banten ini ancaman pidananya 9 tahun terkait pengrusakan yang menyebabkan luka-luka dan korban jiwa, dan pelakunya ini Walikota Cilegon dan kawan-kawan. Makanya kita berkordinasi dengan dewan untuk mengetahui kondisi seperti ini,” katanya. []

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
IMG20170802102542

Imunisasi MR Dilaksanakan Serentak, Walikota Cilegon Tinjau di SMPN 3

IMG20170815103027

Purwakarta Peringati HUT RI ke 72 Dengan Senam Massal dan Jalan Sehat

Related posts
Your comment?
Leave a Reply