PT KS Buka Lowongan Kerja Baru, Buruh Outsorching Protes Minta Diangkat Jadi Karyawan Tetap

12 bulan yang lalu Juki San 0 respond
image

CILEGON, BCO – Ratusan buruh non organik (Kontrak) PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Senin siang 19 Desember 2016, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Cilegon.

Para buruh outsorching ini menuntut keadilan dari perusahaan plat merah tersebut, karena keputusan manajemen PT KS yang lebih memilih untuk karyawan tetap melalui seleksi terbuka bukan mengakomodir buruh kontrak yang selama ini telah mengabdi di Krakatau Steel, hal ini dianggap telah melukai hati para buruh.

Diketahui PT Krakatau Steel (Persero) Tbk sejak tanggal 13 Desember 2016 lalu, telah membuka rekrutmen baru untuk mengisi tenaga operator lapangan dengan kualifikasi pendidikan SMK/SMA sederajat.

Proses seleksi rekrutmen baru PT KS ini bekerjasama dengan Kampus Untirta, dimana proses lamaran melalui aplikasi online yang dibuka pada tanggal 16 – 31 Desember 2016 melalui website : http://ft-pcdc.untirta.ac.id/

Koordinator Aksi, Masrori, dalam orasinya menegaskan, pihaknya ingin PT KS mengangkat seluruh pekerja kontrak yang tergabung dalam Forum Serikat Buruh Krakatau Steel (FSBKS) menjadi karyawan tetap.

“Kita ingin setiap kali KS angkat karyawan tetap, buruh kontrak terutama anggota FSBKS bisa seluruhnya diangkat, karena mereka sudah bekerja dan mengabdi di perusahaan ini sejak lama,” ujarnya kepada awak media.

Lebih lanjut, ia dan serikat buruh kontrak KS mengancam akan membongkar borok manajemen perusahaan, dan terus menggelar aksi jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi.

“Pasti kami akan terus berjuang, kalau KS tidak juga penuhi kami akan lanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi termasuk akan kami beberkan kebobrokan KS ini di pusat,” imbuhnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Cilegon, Syihabudin Sibli mengaku akan melakukan pemanggilan terhadap manajemen PT KS untuk membahas dan mencari jalan keluar akan masalah tersebut.

“Rabu depan nanti kita panggil, hari ini kita akan buatkan suratnya mudah-mudahan mereka (PTKS) mau merespon,” ujar Syihab sambil menenangkan perwakilan masa aksi yang diterima di ruang rapat DPRD Cilegon.

Senada dengan Syihabudin Sibli, anggota Fraksi Golkar DPRD Cilegon, Isro Miraj yang juga terlihat menghadapi massa aksi, mengaku akan mengawal perjuangan buruh tersebut.

“Nanti hari Rabu kita tunggu keputusannya apakah nanti manajemen KS mau datang atau tidak, kalau tidak datang kita yang serang kesana,” ujar wakil rakyat dari Kecamatan Ciwandan saat naik mimbar orasi, seraya disambut teriakan “Gempur” dari ratusan massa aksi (*)

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
image

Jadi Tempat Peribadatan Ummat Kristen, Pergudangan Permata di Bojonegara Digrebek Warga

rachmatullah

Dewan Hormati Pemilihan Sekda Definitif Jadi Hak Prerogatif Walikota Cilegon

Related posts
Your comment?
Leave a Reply