Polda Masih Pelajari Kasus Ancaman Terhadap Habib Rizieq oleh Pemuda Cilegon

6 bulan yang lalu Iip Djulianto 0 respond
image

SERANG, BCO – Postingan bernada ancaman dan penistaan agama oleh Rudi Ferdiansyah di akun media sosial facebook miliknya beberapa waktu lalu, telah dilaporkan oleh sejumlah pihak ke ranah hukum.

Dijelaskan Direktur Ditreskrimsus Polda Banten, Kombes Pol Nurullah, dugaan kasus yang diduga melanggar Undang-undang ITE oleh Rudi melalui media sosialnya sedang dipelajari pihak Polda Banten.

“Oh itu soal itu masih kita pelajari, itu masuk Undang-undang ITE,” ujarnya kepada BCO, melalui sambungan telepon genggamnya, Selasa 29 November 2016.

Selain itu, pihak Polda Banten juga sedang mengumpulkan alat bukti dan penyelidikan terkait dugaan ancaman, pesan negatif, hujatan dan penistaan yang dilakukan pria yang tinggal di Tegal Wangi, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol itu.

“Kita sedang mencari dan mengumpulkan alat bukti,” ungkapnya.

Sementara hingga kini terlapor belum ditetapkan menjadi tersangka, namun Nurullah menegaskan Polda Banten akan memanggil Rudi untuk dimintai keterangan.

“Belum kita tetapkan (tersangka-red) tapi pasti kita panggil,” pungkasnya.

Sebelumnya, sejumlah elemen ummat Islam di Banten benar-benar marah hingga rumah orang tua Rudi Ferdiansyah di Tegal Wangi banyak didatangi oleh orang-orang yang merasa tersinggung terutama dari unsur Front Pembela Islam (FPI) yang imam besarnya diancam akan dimutilasi oleh Rudi.

FPI dan Organisasi Amanar (Amar Ma’ruf Nahyi Munkar), pada Kamis lalu 24 November 2016, telah secara resmi melaporkan Rudi Ferdiyansah ke Ditreskrimsus Polda Banten atas tuduhan ujaran kebencian dan penistaan terhadap agama Islam. (*)

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
image

Ketua Golkar Cilegon Tanggapi Rencana Pergantian Akom Oleh Setnov

lokakarya

Mekarsari Jadi Pilot Project Nasional Kota Tanpa Kumuh 2017

Related posts
Your comment?
Leave a Reply