Pendukung RK dan WH Gencar Suarakan Tolak Andika dan Dinasti Atut untuk Calon Wakil Gubernur

6 bulan yang lalu Redaksi BCO 0 respond
Politisi Golkar Andika Hazrumy / Net
Politisi Golkar Andika Hazrumy / Net

SERANG, BCO – Isu Dinasti Koruptor yang disematkan mengiringi penolakan terhadap sosok anggota DPR RI Andika Hazrumy dan Tb Haerul Jaman, akhir-akhir ini terus disuarakan oleh beberapa simpatisan dan kelompok pendukung bakal calon gubernur banten yang lain.

Sosok Andika Hazrumy yang selama ini digadang-gadang akan menjadi bakal calon wakil gubernur dari Rano Karno (RK) atau Wahidin Halim (WH), ternyata memiliki daya tolak besar dari dua kubu para pendukung kedua calon gubernur terkuat itu.

Bahkan sastrawan dan budayawan Banten, Gol A Gong, menulis surat terbuka yang ditujukan kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri agar tidak memasangkan Rano Karno dengan keponakan tersangka kasus korupsi Alkes Dinkes Provinsi Banten, Tb Chaeri Whardana itu.

Gol A Gong yang mengaku sebagai penggemar Rano Karno itu mengaku tak sudi jika idolanya itu berpasangan dengan Andika Hazrumy atau Tb Haerul Jaman, yang merupakan bagian dari yang disebutnya dinasti koruptor Ratu Atut.

Selain Gol A Gong dan para pendukung Rano Karno, aktivis Banten juga bersuara sumbang terhadap kemungkinan bergabungnya pasangan Wahidin Halim dan Andika Hazrumy.

Aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII) Banten, Ika Fathullah, juga menilai, Wahidin Halim akan dirugikan jika berpasangan dengan Andika Hazrumy.

“Saya menilai, komposisi WH – Aa yang berusaha melengkapi suara timur – barat sepertinya salah besar. Siapa bilang Andika punya basis suara di barat?  Tanpa Andika, sosok WH juga sudah sangat diterima masyarakat Banten, termasuk suara di barat. Kehadiran Andika bersama WH malah membuat citra Pak WH yang sudah sangat positif malah rusak, dan ini kerugian buat WH sendiri,” ujar Ika kepada BCO.

Ika juga menegaskan, stigma Andika sebagai keluarga koruptor masih melekat pada hati dan fikiran rakyat Banten. Posisi ini akan membuat WH bisa ditinggal para pendukungnya yang selama ini berpersepsi positif terhadap kinerja WH.

“Para pendukung WH ini memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap sosok WH yang berprestasi dan bersih. Jika bergabung dengan Andika, persepsi positif itu bakal hilang, WH bisa ditinggal pendukungnya. Saya melihat gejala ini sudah ada, bagaimana komentar netizen di medsos sudah sangat jelas, mayoritas menolak,” jelas mantan Ketua Umum PII Banten ini.

Sementara itu, Sekretaris DPD I Partai Golkar Banten, Bahrul Ulum, mengakui bahwa partainya memang masih gamang untuk menentukan posisi Andika pada Pilgub Banten mendatang.

Menurutnya, walaupun DPP Golkar sudah mantap memutuskan Andika sebagai bakal calon gubernur, tapi di tingkat DPD I Golkar Banten pengusungan putera sulung Ratu Atut itu masih bisa berubah.

Ulum menjelaskan bahwa hasil survey dan kajian yang akan menentukan posisi Andika.

“Kita lihat nanti hasil surveynya, apakah sosialisasi yang dilakukan Andika ini bisa mengalahkan petahana. Soal nantinya bagaimana, kita lihat sampai rekomendasi di DPP berkata seperti apa,” jelas Ulum saat dikonfirmasi via telepon, Selasa 13 Juli 2016.

Mantan Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Serang itu juga mengatakan, bahwa kepastian posisi Andika akan ditentukan pada Agustus mendatang.

“Bu Ketua (Ratu Tatu) punya pertimbangan yang matang dalam rangka menentukan rekomendasi akhir. Ini kita lihat di akhir Agustus atau pertengahan Agustus nanti,” jelas Ulum. (*)

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Rano Karno

Rano Karno: Pasangan Wakil Saya Harus Punya Partai

Sekretaris Golkar Banten

Sekretaris Golkar Banten: Kita Terbiasa Menang, Serangan Dengan Isu Dinasti itu Hal Biasa

Related posts

Komentar