Pemkot Cilegon Tengahi Konflik Gojek dan Opang, PT Gojek Belum Teken MoU

4 minggu yang lalu Zainal Takin 0 respond
IMG-20171024-WA0011

CILEGON, BCO - Pemkot Cilegon terus berupaya menengahi permasalahan antara pengemudi ojek online (dalam hal ini mitra PT Gojek Indonesia) dengan pengemudi ojek pangkalan (Opang) yang kerap muncul karena berebut penumpang.

Untuk kesekian kalinya Pemkot Cilegon mengadakan pertemuan dengan pihak terkait dalam hal ini manajemen PT Gojek Indonesia dan perwakilan opang yang ada di wilayah Kota Cilegon, untuk meredakan konflik yang kerap muncul.

Pertemuan kali ini yang diadakan di ruang rapat Walikota Cilegon pada Senin 23 Oktober 2017, antara manajemen PT Gojek Indonesia dan perwakilan opang Kota Cilegon, Pemkot Cilegon menyodorkan rancangan kesepakatan bersama (MoU) untuk kedua belah pihak.

Dalam rancangan MoU tersebut ada tujuh poin kesepakatan tertulis. Pertama, mitra atau pengemudi ojek online tidak boleh mengambil penumpang di sekitar pangkalan ojek, angkutan kota (angkot), taksi dan becak, namun untuk mengantar penumpang tidak masalah. Kedua, pengemudi ojek online tidak boleh mengambil penumpang dengan jarak kurang dari 200 meter dari pangkalan ojek, angkot, taksi dan becak. Ketiga, pengemudi ojek online dan ojek pangkalan hanya boleh berkumpul di lokasi yang telah ditentukan dan tidak boleh berkumpul di badan jalan karena akan menimbulkan kemacetan. Keempat, pengemudi ojek online dan ojek pangkalan tidak boleh melakukan aksi sweeping atau tindakan anarkis. Kelima, PT Gojek Indonesia tidak boleh menambah mitra kecuali dari pengemudi ojek pangkalan. Keenam, ojek pangkalan agar membuat organisasi atau paguyuban sesuai aturan perundang-undangan. Ketujuh, perwakilan ojek online dan ketua ojek pangkalan menjaga anggota untuk menjaga kondusifitas.

Namun, MoU yang disodorkan oleh Pemkot Cilegon tersebut urung di tandangtangani oleh manajemen PT Gojek Indonesia dengan alasan hal tersebut harus dibicarakan terlebih dahulu di tingkat pusat.

“Harapakan kami tadinya hari ini ditandatangani sehingga bisa dilaksanakan, tapi dari PT Gojek sendiri memohon ini akan dibicarakan dulu ke tingkat pusat. Tetapi ada waktu sampai Kamis, kita tunggu,” kata Kepala Bagian Perekonomian dan SDM Setda Kota Cilegon, Bayu Panatagama usai pertemuan berlangsung.

Bayu mengatakan, rancangan MoU tersebut sebagai langkah awal untuk mengantisipasi potensi konflik yang akan kembali muncul antara pengendara ojek online dengan ojek pangkalan. Dimana kedepannya, jika MoU tersebut telah disepakati bersama oleh manajemen PT Gojek Indonesia dan perwakilan ojek pangkalan, maka akan dibuatkan Peraturan Walikota (Perwal) guna mengatur regulasi kendaraan roda dua sebagai alat transportasi alternatif angkutan umum, dimana dasar dari Perwal tersebut adalah surat edaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Dirjen Perhubungan Darat nomor AJ.206/1/1/DRJD/2017 tertanggal 5 April 2017 tentang pengaturan penyelenggaraan sepeda motor yang dimaksudkan kendaraan roda dua yang dijadikan alat transportasi alternatif angkutan umum.

“Kita tidak dapat menolak adanya kemajuan teknologi, tapi kita juga tidak bisa begitu saja meninggalkan yang konvensional. Maka untuk menjaga kondusifitas antara pengemudi Gojek dan ojek pangkalan, kita sepakati dulu dengan MoU sebelum nantinya dibuatkan Perwal yang mengatur penyelenggaraan sepeda motor yang dijadikan alat transportasi angkutan umum,” ujarnya.

Sementara itu, Senior Manajer Operation PT Gojek Indonesia Wisnu Nugraha Adi mengatakan pihaknya saat ini ingin menjaga kondusifitas di Kota Cilegon. Untuk sementara ini, dirinya belum dapat memberikan tanggapan atau jawaban terkait dengan tujuh poin yang tertuang dalam draf MoU yang disodorkan oleh Pemkot Cilegon lantaran hal tersebut harus dibahas terlebih dahulu di tingkat pusat.

“Kita juga ingin menjaga kondusifitas.Kedepannya kami akan melakukan sosialisasi dengan baik kepada ojek pangkalan. Nanti ini kita sampaikan dulu ke pusat, semoga dalam tiga hari ini ada hasilnya,” katanya. []

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
IMG20171022141229

Pelantikan Pengurus FPD, Pemuda Diharap Bisa Gali Potensi dan Kreatifitas

IMG20171024081921

Survei KARS di RSUD Cilegon, Plt Walikota Harap RSUD Lebih Dengar Keluhan Pasien

Related posts
Your comment?
Leave a Reply