Kredit Perumahan di Taman Nusa Raya Tidak Jelas, Sejumlah Nasabah Minta Uang Dikembalikan

11 bulan yang lalu Iip Djulianto 0 respond
_IMG_000000_000000

CILEGON, BCO - Sejumlah nasabah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bank BTN Syariah Cabang Cilegon yang mengambil kredit rumah di Perumahan Taman Nusa Raya yang berlokasi di Sumur Bor, Kota Serang, mengeluh karena hingga kini tidak ada kejelasan mengenai hak-hak mereka.

Lantaran sudah ber bulan-bulan tidak ada kejelasan terkait ketersediaan rumah dari pihak pengembang Taman Nusa Raya, akhirnya sejumlah nasabah tersebut meminta dikembalikannya sejumlah uang yang sudah disetorkan ke Bank BTN Syari’ah sebagai bank penjamin kredit KPR.

Saat mendatangi kantor Berita Cilegon Online (BCO) pada Senin 4 April 2016, para nasabah ini mengaku telah melakukan pengajuan pembatalan KPR kepada pihak Bank BTN Syariah Cabang Cilegon.

Andhika, salah seorang nasabah mengatakan, kasus tersebut sudah terjadi lebih dari 5 bulan setelah pengaduan dan pengajuan pembatalan KPR di Bank BTN Cabang Cilegon.

Andhika mengaku belum menerima kunci rumah semenjak dilakukan akad kredit atau jual beli dengan pihak Bank BTN Syariah Cabang Cilegon pada bulan Juli 2015 lalu.

“Kami sudah menyampaikan pengaduan kepada pihak Bank BTN Syariah Cabang Cilegon, karena tidak adanya kejelasan akhirnya kami mengajukan pembatalan KPR kepada pihak bank, tapi dari bulan Oktober 2015, sampai dengan sekarang belum juga ada kejelasan dan respon dari pihak bank,” kata Andhika.

Senada dengan Andhika, Chana Yulyana dan Doni Firdaus yang juga merupakan nasabah KPR Bank BTN Syariah Cabang Cilegon atas kredit perumahan Taman Nusa Raya Serang itu juga mengaku telah mengajukan pembatalan kredit kepada pihak bank.

Ia mengeluhkan atas janji yang diberikan pihak bank dan terus diundur tanpa ada kejelasan sampai dengan saat ini.

“Kami dijanjikan oleh pihak bank, waktu itu janjinya akan diselesaikan pada bulan Desember 2015, tapi terus diundur tanpa ada kejelasan yang pasti, sampai sekarang belum juga ada kejelasan kapan uang kami akan dikembalikan,” ujar Doni Firdaus.

Menurut para nasabah tersebut, selain uang booking dan DP yang sudah masuk, mereka juga sudah ada masuk cicilan perumahan selama 3 bulan, bahkan ada yang sudah 5 bulan cicilan.

“Pihak bank sepertinya menghindar untuk menemui kami,” jelas Doni lagi.

Para nasabah tersebut merasa sangat dirugikan oleh pihak bank dan pengembang perumahan.

“Kami jelas merasa dirugikan, karena selain kerugian materil, waktu kami juga terbuang selama 5 bulan lebih ini untuk mengurusi hal ini, tapi tidak ada kejelasan juga dari pihak bank,” ujar Chana Yulyana.

Sementara itu, Kepala Cabang Bank BTN Syariah Cabang Cilegon, Arias Rachman yang dihubungi melalui telepon genggam dan juga pesan singkat belum memberikan balasan atau pun memberikan keterangan terkait dengan hal tersebut. (*)

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
IMG_20160404_225453506

Warga Purwakarta Cilegon Tolak Pembangunan JLU yang “Korbankan” Lahan Pertanian

_IMG_000000_000000

Walikota dan Dindik Cilegon Optimis Setiap Tahun Akan Bertambah Sekolah yang Laksanakan UNBK

Related posts
Your comment?
Leave a Reply