Kapasitas Ranjang Rawat Inap Terbatas, RSUD Cilegon Bantah Bohongi Pasien BPJS

7 bulan yang lalu Iip Djulianto 0 respond
RSUD Cilegon gedung lama / Dok Net
RSUD Cilegon gedung lama / Dok Net

CILEGON, BCO - Manajemen RSUD Kota Cilegon membantah pihaknya telah melakukan kebohongan terhadap pasien BPJS dengan mengatakan ruang rawat inap penuh. Ditemui di ruang kerjanya, Wakil Direktur RSUD Cilegon Bagian Pelayanan dr. Sri Rustianti mengaku pihaknya tidak pernah membeda-bedakan pasien, baik BPJS ataupun pembayaran secara mandiri.

Terkait pemberitaan BCO beberapa waktu lalu tentang Ruang Perawatan Kelas 3 yang dibilang penuh oleh petugas medis, Sri beralasan bahwa ada ketentuan prosedur penempatan pasien berdasarkan jenis penyakitnya.

“Ruangan khusus penyakit infeksi seperti Tuberkulosis (TB) tidak bisa dibarengi dengan pasien penderita lainnya. Karena dikhawatirkan bisa menyebabkan penularan. Selain itu juga ruangan laki-laki dan perempuan harus dibedakan,” kata Sri, Kamis 17 November 2016.

Lebih lanjut, terkait menumpuknya jumlah pasien di ruang UGD, Sri menjelaskan jumlah kapasitas ranjang rawat inap terbatas, tidak bisa menampung semua pasien. Jadi, ketika ruangan penuh, terpaksa pasien harus tertahan sementara di ruang UGD.

“Kami tidak akan membeda-bedakan pelayanan pasien BPJS, dokter dan perawat tidak tahu status pembayaran pasien, karena itu urusan di bagian administrasi. Kita lebih suka dengan pasien BPJS, karena sudah pasti akan dibayar pemerintah dan tidak akan merugikan rumah sakit,” kata Sri.

Diberitakan sebelumnya, Muksodah warga Kecamatan Purwakarta menyebutkan bahwa petugas RSUD Cilegon telah memberikan pernyataan kebohongan, pada Kamis malam 10 November 2016.

Berdasarkan informasi dari petugas rumah sakit, ruang rawat inap nusa indah dikhususkan untuk perawatan pasien BPJS Kelas 3 yang digratiskan pemerintah. Padahal setelah dilihat langsung oleh wartawan, pada Jumat malam 11 November 2016, terdapat 2 kamar kosong. Tiap kamar terdapat 6 ranjang pasien. Kamar nomor 6 terdapat 2 pasien dan nomor 5 seluruh ranjang kosong.

“Ibu saya ditahan di ruang UGD katanya kamar penuh dari malam Jumat sampai Jumat sore. Saya kan capek berdiri terus menunggu orang tua yang lagi sakit. Terus di ruang UGD kan tidak nyaman. Setelah saya protes akhirnya Jumat sore baru bisa pindah ke kamar,” kata Muksodah. (*)

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
5/5 - 1
You need login to vote.
Harga BBM berpotensi naik lagi di Tahun 2017 mendatang / Net

Mulai Hari Ini Harga BBM Naik, Tertinggi di Banten dan DKI Jakarta

Helldy Agustian menerima SK pengangkatan dirinya sebagai Ketua DPD Partai Berkarya Cilegon dari Ketua Umum DPP, Rabu 16 November 2016 / Net

Helldy Pilih Partai Berkarya Karena Ada Chemistri

Related posts
Your comment?
Leave a Reply