HUT TNI Ke 72 Pamerkan Alutsista Tercanggih Milik TNI

2 minggu yang lalu Zainal Takin 0 respond
IMG_20171006_164854

CILEGON, BCO - Peringatan HUT TNI ke-72 yang dilaksanakan di Pelabuhan Indah Kiat, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Provinsi Banten pada 5 Oktober 2017 berlangsung meriah. Hal tersebut tampak dari ribuan masyarakat yang datang ke lokasi pelaksanaan HUT TNI ke-72 bukan hanya dari Kota Cilegon saja, tetapi ada yang berasal dari luar Kota Cilegon.

Mengusung tema ‘Bersama Rakyat TNI Kuat’, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan peringatan TNI ini merupakan bentuk pertanggungjawaban TNI kepada Presiden dan rakyat Indonesia, salah satunya dengan menunjukkan alat utama sistem pertahanan (Alutsista) milik TNI.

“Pertanggungjawaban dengan memperlihatkan perkembangan alutsista, pasukan, agar rakyat benar-benar mengetahui dan mencintai TNI,” katanya.

Deretan alutsista ini dipamerkan prajurit TNI ke publik untuk menunjukkan ke dunia bahwa Indonesia memiliki kekuatan militer yang tangguh. Dari ratusan Alutsista TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara, ada beberapa alutsista yang menjadi andalan TNI. Berikut 5 dari sekian ratus alutsista canggih yang dimiliki TNI yang BCO himpun dari berbagai sumber.

1. Helikopter Apache

Helikopter Apache AH 64E Guardian pabrikan Boeing, Amerika Serikat (AS). Helikopter ini dibeli dengan nilai $ 1,4 miliar, termasuk didalamnya empat kontrol radar Longbow APG-78, dan paket persenjataan termasuk 120 rudal udara ke darat Hellfire Lockheed martin AGM-114, ditambah paket pelatihan awak dan support.

Dokumentasi google

Helikopter ini memiliki extended-range fuel tanks yang menyebabkan meningkatnya jarak tempuh dan endurance. AH-64E memiliki L-3 Communications MUM-TX datalink yang berkomunikasi melalui frekuensi C, D, L, dan Ku band, untuk transmit dan menerima data atau video dari semua UAV yang diterbangkan.

2. Tank Leopard 2

Tank Leopard 2 ini merupakan alutsista buatan pabrikan Rheimentall di Jerman. Leopard 2 merupakan tank dengan kemampuan tembak yang cukup mumpuni.

Bobotnya mencapai 62 ton, tank jenis ini bisa menembak musuh dengan jarak 4 km. Tank ini dioperasikan oleh Batalyon Kavaleri 8/2 Narasinga Wiratama di Pasuruan.

IMG20171005105238

Leopard 2 ini merupakan tank tempur utama dari Jerman yang dikembangkan oleh Krauss-Maffei pada awal 1970-an dan mulai digunakan pada 1979. Leopard 2 menggantikan Leopard 1 sebagai tank tempur utama Angkatan Darat.

3. KRI Nagapasa

Ini salah satu alutsista tercanggih milik TNI AL. KRI Nagapasa-403 merupakan kapal selam kelas 209/1400 yang dibangun di Korea Selatan dan Indonesia. Berdasarkan keterangan tertulis Dinas Penerangan Angkatan Laut, kapal perang milik TNI AL ini memiliki panjang 61,3 meter dengan kecepatan ± 21 knot di bawah air.

IMG20171005104251

KRI Nagapasa 403 juga mampu berlayar lebih dari 50 hari dan menampung 40 kru untuk menunjang fungsi. Kapal selam ini dipersenjatai torpedo dengan fasilitas delapan buah tabung peluncur.

Kapal selam Nagapasa 403 juga dilengkapi dengan torpedo “Black Shark” buatan Italia.

4. Heli Panther

Heli AS565 Panthermilik TNI AL ini juga ditampilkan di Dermaga Indah Kiat, Cilegon. Heli jenis ini menggunakan dua mesin turboshaft Turbomeca Arriel 2C. Masing-masing mesin punya kekuatan 635 kW.

Dengan mesin ini, Panther bisa bermanuver di kondisi panas dan hujan. Panther dapat melakukan hovering hingga 2.600 meter dengan kecepatan tidak lebih dari 285 km per jam.

Seperti dilansir dari indomiliter.com, untuk kemampuan jelajah, dengan empat tangki dibawah lantai dan satu di tengah fuselage, Panther memiliki kapasitas bahan bakar total 1.130 liter. Untuk jangkauan lebih luas, Panther dilengkapi dengan auxiliary fuel tank dan ferry tank.

Panther dapat menjalankan misi hingga 820 km dengan kapasitas bahan bakar standar. Endurance Panther mencapai 4,5 jam di udara. Sebagai heli SAR, Panther dilengkapi radar pencari Omera ORB 32 pada bagian moncong.

IMG20171005105516

Panther juga dibekali EFIS (electronic flight and information system) dengan lima layar besar untuk display di ruang kokpit. Panther dapat beropeasi lewat autopilot dengan dukungan teknologi Sagem dan navigasi berbasis computer Nadir MK2. Bila dibutuhkan, Panther pun dapat dipasangi turret FLIR (forward looking infra red) pada sisi badan pesawat. Keseluruhan sistem komunikasi mengadopsi navigasi inersial Nortrop Grumman dan GPS.

5. Sukhoi Su 30

Sukhoi Su-30 (kode NATO: Flanker-C) adalah pesawat tempur yang dikembangkan oleh Sukhoi Rusia pada tahun 1996. Pesawat ini adalah pesawat tempur multifungsi, yang efektif dipakai sebagai pesawat serang darat.

Pesawat ini adalah pengembangan dari Su-27UB, dan memiliki beberapa varian. Seri Su-30K dan Su-30MK telah sukses secara komersial. Su-30 paling mutakhir adalah seri Su-30MK buatan Irkut. Antara lain Su-30MKI, yang merupakan pesawat yang dikembangkan khusus untuk Angkatan Udara India, serta MKM untuk Malaysia dan MKA untuk Aljazair.

Su-30 adalah pesawat tempur presisi jarak-jauh yang sama dengan F-15E Eagles. Walaupun mempertahankan kemampuan interceptor udara-ke-udara dari Su-27, Model awal Su30 dan Su-30K dioptimasi untuk misi enduransi panjang 10 jam atau lebih.

IMG_20171006_163531

Pesawat jenis ini dilengkapi dengan sistem radiolocation yang memungkinkan pelacakan hingga 10 target dalam waktu bersamaan. Fitur ini membuat Su-30 cocok sebagai pemimpin pesawat tempur taktis sebagai target buruan dari pesawat musuh. Varian ini selanjutnya digabungkan dengan model Su-30M multi-peran yang mempunyai kemampuan penyerangan darat presisi dengan membawa misil dan bom kendali canggih. (Redaksi) []

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Panglima-TNI-Jenderal-Gatot-Nurmantyo-1

Ini Agenda Presiden RI ke Cilegon 5 Oktober Mendatang

IMG20171006092203

25 Pasutri di Purwakarta Ikuti Sidang Isbat Nikah

Related posts
Your comment?
Leave a Reply