Habib Rizieq Akan Datang ke Cilegon, untuk Agenda Simposium Bahaya Kebangkitan Komunis

2 bulan yang lalu Iip Djulianto 0 respond
image

CILEGON, BCO – Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habieb Rizieq Syihab dikabarkan dalam waktu dekat ini akan datang ke Kota Cilegon, dalam rangka seminar dan simposium yang akan digelar oleh salah satu partai politik di Kota Cilegon.

Rencana tema bahasan dalam simposium tersebut, menurut sumber panitia, yakni tentang Kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan gerakannya.

Menurut panitia, Habib Rizieq Syihab akan menjadi pembicara untuk memperkuat nilai-nilai persatuan dan kebangsaan agar tidak mudah terhasut oleh gerakan-gerakan komunis yang saat ini kembali marak di kalangan masyarakat.

“Bukan untuk memecah belah bangsa, justru kita ingin masyarakat kita bersatu dan menjaga NKRI ini, simposium ini adalah amanat partai kami untuk menjaga agar negara ini tetap utuh,” ujar sumber yang masih enggan dipublish identitasnya ini, Selasa 20 Desember 2016.

Namun untuk menghadirkan tokoh “kontroversial” tersebut, panitia menyadari akan ada resiko pro-kontra. Namun panitia menjamin kegiatan tersebut akan berlangsung aman.

“Kita sudah koordinasi dengan Pak Kapolres, Dandim dan Pak Wali, hanya sifatnya pemberitahuan saja, gak perlu ijin, kan lagian ini bukan gerakan makar,” ujarnya menambahkan.

Selain itu panitia pun optimis kegiatan yang rencananya akan dipusatkan di jantung Kota Baja tersebut akan terlaksana serta berjalan aman dan tertib.

Sementara di lain pihak, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul ‘Ulama (PCNU) Kota Cilegon, KH Hifdullah mengaku setuju dengan rencana kedatangan imam besar FPI untuk memberikan kuliyah dalam simposium tersebut.

“Sangat setuju sekali kalau konteksnya seminar, itu pastikan yang disampaikannya pendapat yang ilmiah dan objektif,” ujar Hifdullah saat dihubungi via telepon genggannya.

KH Hifdullah juga berharap jika simposium tersebut bisa menghadirkan nara sumber lainnya untuk menghidupkan diskusi dan memperluas wawasan.

“Harusnya imbang ada yang pro ada yang kontra juga. Lebih baik objektif, jangan dimonopoli satu orang saja. Kalau sendiri yang ngisi kesannya mendoktrin, kalau ada pembanding lebih menarik,” ujar Kepala Madrasah Al-Jauharotunnaqiyah Palas ini. (*)

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
5/5 - 1
You need login to vote.
image

MTs Al-Khairiyah Karang Tengah Sukses Raih 10 Medali Popseni Tingkat KKM MTsN 3 Cilegon

budpar-1

Disbudpar Terbitkan Buku Sejarah Cilegon

Related posts
Your comment?
Leave a Reply