Dikirim 10.000 Blanko E-KTP, Warga Cilegon Masih Gunakan Suket

1 bulan yang lalu Zainal Takin 0 respond
IMG-20170417-00664

CILEGON, BCO - Meski telah mendapatkan distribusi sebanyak 10.000 blanko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) dari Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, warga Kota Cilegon masih banyak yang harus menggunakan surat keterangan (Suket) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DKCS) Kota Cilegon, hal tersebut disebabkan masih kurangnya jumlah blanko E-KTP.

Kepala DKCS Kota Cilegon, Soleh mengatakan, kekurangan tersebut dikarenakan jumlah warga yang melakukan perekaman E-KTP semenjak bulan September 2016 sampai dengan April 2017 mencapai 14.000 orang.

“Kesediaan blanko KTP kami sudah di dropping dari Dirjen Kependudukan Kementerian dalam negeri sebanyak 10.000 (blanko e-KTP), itu sudah dari 2 minggu yang lalu. Sempat ada kekosongan (blanko E-KTP) selama 4 bulan, tetapi pelayanan berjalan dengan lancar karena ada surat keterangan pengganti KTP, jadi semua dilayani,” kata Soleh saat ditemui wartawan di Kantor Pelayanan Pendaftaran Penduduk, di Lingkungan Setda Kota Cilegon, Senin 17 April 2016.

Soleh menjelaskan sebanyak 10.000 blanko E-KTP yang telah diterima tersebut digunakan bagi warga yang belum mempunyai KTP atau pendaftar baru, sementara bagi warga yang mengajukan untuk pergantian E-KTP karena rusak atau hilang masih akan menunggu dan tetap menggunakan Suket yang diberikan oleh DKCS Kota Cilegon.

“Jadi instruksi dari Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, yang 10.000 itu disiapkan untuk yang perekaman dari bulan september 2016, sampai bulan april sebanyak 14.000, jadi mereka yang perekaman yang belum punya KTP. Kalau yang hilang, rusak, pindah, datang dan perubahan status, pergeseran RT dan pindah alamat belum bisa dilayani (dibuatkan) karena server dari pusat tidak dibuka untuk itu. Kita sekarang cetak semua, setelah 10.000 beres kita minta lagi ke pusat untuk penambahan,” jelasnya.

Soleh juga menuturkan bahwa kebutuhan blangko untuk Kota Cilegon sebanyak 18.000 blangko, dan jumlah 10.000 blangko sangat tidak mencukupi, untuk itu DKCS Kota Cilegon tidak mampu berbuat apa-apa karena blangko dikirim dan diproduksi oleh pemerintah pusat.

“Kebutuhan seluruhnya 18.000 (blanko) namun sekarang hanya ada 10.000, maka dari itu hanya bisa mengakomodir sebagaian warga saja, yang bisa kami cetak segitu,” tuturnya.

Sementara itu, ditemui ditempat yang sama, Astuti, warga Lingkungan Pagebangan, Kelurahan Ketileng, yang tengah melakukan perpanjangan E-KTP mengatakan dirinya hanya memperoleh Suket dari DKSC Kota Cilegon karena masih kekurangan blanko.

“Baru dapet suket, masih engga ada blankonya, nunggu 3 sampai 4 bulan lagi,” katanya. (*)

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
IMG-20170417-00657

Warga Binaan Lapas Kelas III Cilegon Bersih-Bersih di Masjid

_20170422_083059

Miliki Profil, Purwakarta Juara Lomba Kelurahan Tingkat Kecamatan

Related posts
Your comment?
Leave a Reply