BKBPP Gandeng Wartawan, Gencarkan Sosialisasi Kesetaraan Gender

12 bulan yang lalu Iip Djulianto 0 respond
BKBPP

CILEGON, BCO – Persoalan kesetaraan gender di Kota Cilegon dinilai masih minim implementasinya, diantaranya saja pada bidang pemerintah dan politik, dimana penempatan jabatan strategis oleh perempuan masih sangat kurang.

Rendahnya peran kesetaraan gender ini membuat Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kota Cilegon mengajak wartawan untuk terus mengkampanyekan peningkatan kesetaraan gender yang masih kurang di berbagai bidang.

Kepala Bidang Kesetaraan dan Keadilan Gender BKBPP Kota Cilegon, Ikoh Atiqoh mengatakan, wartawan memiliki peran yang sangat strategis dalam sosialisasi dan mengusahakan kesetaraan gender di Kota Cilegon.

Peningkatan kesetaraan gender, disebutkan Ikoh merupakan amanat Undang-undang Nomor 25 Tahun 2000 tentang Propenas dan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarustamaan Gender Dalam Pembangunan Daerah.

“Kesetaraan gender bukan terpaku pada laki-laki dan perempuan saja, salah jika kesetaraan gender juga disamakan dengan emansipasi. Terpenuhi layanan publik untuk masyarakat seperti trotoar yang layak, sudut ruang ibu menyusui, dan jalan khusus disabilitas pun bagian dari kesetaraan gender,” kata Ikoh dalam acara sosialisasi kesetaraan gender kepada awak media di Resto Puspa Cilegon, Senin 29 Februari 2016.

Dilanjutkan Ikoh, keberhasilan dalam kesetaraan gender juga berada pada peran wartawan yang berfungsi sebagai kontrol sosial dan menyampaikan informasi terkait kesetaraan gender yang harus terpenuhi.

“Kami beruntung bisa menjalin kerjasama dengan wartawan. Diharapkan dengan menggandeng wartawan, perjuangan kesetaraan gender yang kami lakukan mencapai hasil maksimal,” kata Ikoh.

Disebutkan Ikoh, dalam bidang pemerintahan saja, perempuan masih kurang memiliki peranan dalam jabatan SKPD. Hal yang sama juga peran perempuan di legislatif, kuota 30 persen perempuan di DPRD Kota Cilegon tidak terpenuhi.

“Tugas wartawan memberikan informasi pengetahuan, bahwa perempuan juga bisa berada di jabatan tertentu, dengan catatan tidak menghilangkan kodrat alam sebagai perempuan, sebagai istri, dan ibu,” kata Ikoh.

Fasilitas umum di Kota Cilegon juga dinilai Ikoh masih belum memadai. Baik itu toilet umum dipisah antara laki-laki dan perempuan, jalan khusus penyandang disabilitas, ruang khusus ibu menyusui, dan kesetaraan lainnya dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat luas.

“Kami berharap wartawan bisa mengawal dalam penyampaian informasi tentang kekurangan yang harus dibenahi dalam peningkatan kesetaraan gender di Kota Cilegon,” kata Ikoh. (*)

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
WALIKOTA CUP

Kecamatan Purwakarta Optimis Raih Juara Walikota Cup 2016

LOC

PT LOC Tutup Peluang Usaha Pengusaha Lokal

Related posts
Your comment?
Leave a Reply