Belum Ada Kejelasan MoU Dari PT Gojek, Pemkot Cilegon Segera Buat Perwal Regulasi Angkutan Roda Dua

3 minggu yang lalu Zainal Takin 0 respond
IMG20171026154535

CILEGON, BCO - Usai diadakan pertemuan yang terakhir pada 23 Oktober 2017 lalu untuk menengahi konflik antara pengemudi ojek online (dalam hal ini Gojek) dan pengemudi ojek pangkalan (opang) di Kota Cilegon, dimana Pemkot Cilegon telah menyodorkan kesepakatan bersama (MoU) yang berisikan 7 poin kepada kedua belah pihak untuk menjaga ketertiban dan keamanan, sampai saat ini belum ada kejelasan dari manajemen PT Gojek Indonesia.

Seperti diketahui sbelumnya pada rapat terakhir, pihak Pemkot Cilegon memberikan waktu selama tiga hari kepada PT Gojek Indonesia untuk mengambil keputusan menyetujui atau tidak atas 7 poin dalam MoU tersebut.

“Sebelumnya kami telah memberikan waktu selama tiga hari kepada manajemen Gojek, karena perwakilan manajemen Gojek yang kemarin datang tidak dapat langsung mengambil keputusan dengan alasan harus konfirmasi ke manajemen pusat. Berarti seharusnya hari Kamis sudah ada kabar, tapi smpai saat ini belum ada kabar berita. Padahal kami sudah menyampaikan melalui SMS, melalui WA, bahkan komunikasi dengan tim legal (Gojek) di Jakarta, sampai dengan saat ini belum ada jawaban,” Kata Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kota Cilegon, Bayu Panatagama yang ditemui di ruang kerjanya, Jumat 27 Oktober 2017.

Dengan belum adanya jawaban dari manajemen PT Gojek Indonesia tersebut, Pemkot Cilegon akhirnya mengambil keputusan untuk segera membuatkan Peraturan Walikota (Perwal) Cilegon yang akan mengatur regulasi kendaraan roda dua sebagai alat transportasi alternatif angkutan umum, dimana pembuatan Perwal tersebut mengacu kepada surat edaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Dirjen Perhubungan Darat nomor AJ.206/1/1/DRJD/2017 tertanggal 5 April 2017 tentang pengaturan penyelenggaraan sepeda motor yang dimaksudkan kendaraan roda dua yang dijadikan alat transportasi alternatif angkutan umum.

Namun, sebelum menyusun pembuatan Perwal tersebut, Bayu mengatakan pihak Pemkot Cilegon akan terlebih dahulu melakukan komunikasi dengan Polres Cilegon untuk menganalisis sejauh mana potensi konflik yang berkembang antara pengemudi Gojek dengan opang.

“Kami sudah mengagendakan bertemu dengan Kabag Ops Polres Cilegon, karena ini menyangkut kepada persoalan Peraturan Walikota tentang keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami akan melakukan diskusi dan kordinasi, nanti masing-masing Pemkot dan Polres Cilegon akan menganalisis terhadap potensi-potensi konflik antara Gojek dan Opang sejauh mana, apakah sudah pada tingkat bahaya, atau masih bisa di toleransi,” ujar Bayu.

Bayu mengatakan nantinya dari hasil analisis tersebut akan diambil keputusan apakah pihaknya akan menghentikan sementara operasional Gojek di Kota Cilegon sampai dengan terbit Perwal yang mengatur kendaraan roda dua, atau akan memberikan tambahan waktu kepada pihak manajemen PT Gojek Indonesia untuk mengambil keputusan terhadap MoU yang disodorkan Pemkot Cilegon pada pertemuan terakhir.

“Nanti akan ada dua kemungkinan, pertama jika potensi konflik masih bisa ditoleransi, maka ada kemungkinan kita masih memberi toleransi ruang, untuk memberi waktu beberapa hari kedepan untuk dilaksanakan MoU itu. Tapi kalau menurut analisis Polres dan kami potenai konflik ini berbahaya,kalau hal itu terjadi ini harus segera dibuat Perwalnya, kami akan segera mengambil tindakan yang cepat. Maka nanti akan ada kemungkinan akan ada penyetopan Gojek (tidak beroperasional di Cilegon) sementara, dari pada menimbulkan konflik terlebih dahulu,” tutur Bayu.

Dengan tidak adanya kabar dari manajemen PT Gojek Indonesia tersebut, Bayu sangat menyayangkan atas sikap PT Gojek yang lamban dalam menangani permasalahan kepada para pengemudi Gojek yang merupakan mitra PT Gojek Indonesia dalam menjalankan bisnisnya.

“Pemkot selalu memantau perkembangan (konflik gojek dan opang) setiap harinya. Namun yang disayangkan lambannya penanganan dari manajemennya. Harusnya PT Gojek yang punya tanggungjawab terhadap drivernya sebagai mitra, harusnya pro aktif terhadap hal ini,” katanya. []

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
IMG20171026104642

Datangi Pemkot Cilegon, Masyarakat Ramanuju Minta Lapangan Sepak Bola

IMG20171027095804

Peresmian Sport Centre Ditunda Sampai Akhir Tahun 2019

Related posts
Your comment?
Leave a Reply