Ada 16 Warga Jepang, Kelurahan Kotabumi Minta Pemilik Kontrakan Segera Melapor

3 minggu yang lalu Zainal Takin 0 respond
IMG20171222231924

CILEGON, BCO - Sebanyak 16 warga asing asal Jepang yang tinggal di Komplek Perumahan Palm Hills Cilegon, belum melaporkan keberadaannya kepada pihak Kelurahan Kotabumi, hal tersebut diketahui saat diadakannya monitoring oleh pihak Kelurahan Kotabumi ke tempat kontrakan dan kost pada Jumat 22 Desember malam.

Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan dan Ketertiban Umum (Pem dan Tibum) Kelurahan Kotabumi, Bambang Umala mengatakan, pihak Kelurahan Kotabumi rutin mengadakan monitoring untuk menjaga keamanan dan kondusifitas di lingkungan masyarakat di wilayah Kelurahan Kotabumi serta untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

“Kami dari Kelurahan Kotabumi didampingi oleh Satpol PP Kecamatan Purwakarta, serta Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kotabumi, rutin mengadakan monitoring terutama di kontarakan dan kost yang ada di wilayah Kelurahan Kotabumi, karena di wilayah kami ini banyak tinggal warga pendatang dan warga asing. Hal ini untuk meningkatkan serta menciptakan kondisi yang aman dan tertib di masyarakat,” kata Bambang usai monitoring berlangsung.

Diketahui, saat diadakan monitoring tersebut dari dua tempat di Komplek Palm Hills Rt 01, Rw 07, Kelurahan Kotabumi, Kecamatan Purwakarta, terdapat 16 warga asing asal Jepang. Namun petugas tidak dapat berkomunikasi dan memberikan himbauan secara langsung kepada para penghuni, lantaran tidak diberikan ijin oleh petugas keamanan setempat yang memberitahukan kepada petugas bahwa warga asing yang tinggal di tempat tersebut merupakan pegawai di salah satu perusahaan di Kota Cilegon.

“Karena kondisinya sudah malam, kita tidak bisa langsung bertemu dengan penghuninya, jadi tadi kita sampaikan kepada petugas keamanannya untuk memberitahukan kepada pihak perusahaan atau pemilik tempat kontrakan dimana warga asing ini tinggal dan bekerja agar secepatnya melapor kepada Rt/Rw dan pihak kelurahan supaya bisa kita data. Karena yang kita khawatirkan takut terjadi hal yang tidak diinginkan, karena mereka tinggal di wilayah kita, yah sebaiknya mereka juga memberitahukan keberadaannya kepada pihak kelurahan,” ujar Bambang.

Sementara itu, Ketua Rt 01, Rw 07, Komplek Perumahan Palm Hills, Agus D Lubis mengatakan dirinya selaku ketua Rt pernah membuat aturan
untuk para pendatang yang tinggal sementara di lingkungannya agar segera melaporkan keberadaannya agar sesegera mungkin didata dan dilaporkan kepada pihak kelurahan.

“Kami sempat buat aturan untuk warga Rt sendiri, untuk warga asing agar menyerahkan paspor dan kitas. Memang disini yang sulit di kordinasikan itu kalau ada warga asing dari Korea dan Jepang, terutama untuk pemilik rumah yang ditempati,” katanya.

Agus mengatakan dilingkungannya pernah ada warga asing yang mabuk dan menabrak salah seorang warga, dari kejadian tersebut ia berharap pihak pemilik kontrakan atau tempat yang ditinggali warga asing atau pendatang dapat bekerjasama dengan Rt/Rw dan pihak kelurahan setempat agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Bukan hanya warga asing, dari mahasiswa dan juga pegawai yang ngontrak kadang tidak melapor kepihak Rt/Rw atau kelurahan. Jadi kedepan kita harapkan terutama kepada pemilik rumah yang ditempati agar dapat melapor kepada kami siapa yang menempati tempat tinggalnya supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujarnya. []

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
IMG20171222174037

Cipta Kondisi Jelang Akhir Tahun, Polres Cilegon Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Narkoba

IMG20180103090413

Tinjau Imunisasi di Puskesmas Cibeber, Dandim Cilegon Ajak Masyarakat Ikut Imunisasi Difteri

Related posts
Your comment?
Leave a Reply