7 Jabatan​ Eselon II Kosong, Pemkot Buka Lelang Jabatan

4 bulan yang lalu Zainal Takin 0 respond
IMG-20170406-00614

CILEGON, BCO - Berdasarkan ketentuan pasal 19 ayat (3) Udang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menyebutkan untuk setiap jabatan pimpinan tinggi ditetapkan syarat kompetensi, kualifikasi, kepangkatan, pendidikan, dan pelatihan, rekam jejak jabatan dan integritas serta persyaratan lain yang dibutuhkan, dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Permenpan) RI nomor 13 tahun 2014 tentang tata cara pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka di lingkungan instansi pemerintah, Pemkot Cilegon melalui panitia seleksi (Pansel) telah membuka pendaftaran lelang JPT pratama mulai tanggal 6 – 28 April 2017.

Diketahui, ada sebanyak 7 kursi pejabat tinggi di lingkungan Pemkot Cilegon yang saat ini masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt) yaitu jabatan kepala di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Dinas Komunikasi, Informatika, Sandi dan Statistik (DKISS), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, dan Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintah dan Hukum Pemerintah Kota Cilegon.

“Pak wali (Walikota Cilegon) selaku pembina kepegawaian berharap bahwa semua bisa ikut. Kita juga berharap semua bisa ikut, karena ada kesempatan dan ada peluang yang baik,” kata Sekda Kota Cilegon, Sari Suryati yang juga merupakan ketua Pansel lelang JPT Pratama Pemkot Cilegon yang ditemui usai acara pengarahan pelaksana seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemkot Cilegon tahun 2017 di Aula Setda Kota Cilegon, Kamis 6 April 2017.

Untuk mengikuti lelang jabatan pada 6 kursi kepala OPD dan 1 kursi staf ahli walikota tersebut para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Cilegon harus memenuhi syarat yang telah ditentukan yaitu telah dua kali menduduki jabatan administrator (eselon III) yang berbeda, pangkat golongan ruang sekurang-kurangnya pembina (golongan IV/a) dengan masa kerja selama 2 tahun, pendidikan sekurang-kurangnya strata satu (S-1), dan memenuhi persyaratan lainnya yang tercantum pada pengumuman seleksi JPT.

“Itu haknya temen-temen (pegawai ASN eselon III Pemkot Cilegon), tetapi haknya ini diberikan peluang kan, semua diberi kesempatan, semua peluang ada, kalau pun mereka tidak daftar, kemudian tidak ikut dan lain sebagainya, yah mungkin dengan berbagai alasan. Silahkan peluang ini mau ditangkap atau tidak, mau di respon atau tidak,” ujar Sari.

Ditemui di tempat sama, Wakil Walikota Cilegon, Edi Ariadi mengatakan, dalam seleksi lelang JPT Pratama nanti diharapkan para pejabat eselon III yang mendaftar dapat memenuhi persyaratan dan kualifikasi serta menguasai tugas pokok fungsi sesuai dengan jabatan yang akan ditempatinya yang nanti akan dilantik pada bulan Juli 2017 mendatang.

“Kita akan mulai seleksi jabatan di 7 OPD, kita harus segera laksanakan. Kan jelek juga kalau semuanya plt ngerangkap-rangkap (rangkap jabatan). Yang jelas kita akan memberikan hak kepada mereka, kan ini hak ASN untuk mengikuti seleksi jabatan itu, tapi sesuai dengan persyaratannya, kan persyaratannya juga mudah,” katanya.

Kendati demikian, dari sekitar 146 orang pejabat eselon III yang diundang dalam acara pengarahan pelaksana seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemkot Cilegon tahun 2017 masih banyak pejabat yang tidak hadir dengan berbagai kondisi.

Camat Cilegon, Zainal Musadad yang ditemui usai acara mengatakan dirinya siap untuk mendaftar dan mengikuti lelang JPT Pratama. Dirinya sangat menyayangkan kepada pejabat eselon III di lingkungan Pemkot Cilegon jika tidak mengikuti lelang jabatan tersebut.

“Saya sendiri pasti akan ikut lelang, karena itu kan hak semua para ASN yang sudah memenuhi persyaratan. Kalau para pejabat yang sudah memenuhi persyaratan tidak memanfaatkan adanya lelang ini, maka patut dipertanyakan kenapa sampai tidak ikut, walaupun itu sebenarnya bagian dari hak mereka untuk tidak ikut. Saya rasa persyaratan yang diberikan pansel engga ada yang mempersulit, itu normatif kok,” katanya. (*)

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
3/5 - 1
You need login to vote.
IMG_20170404_152729

Seorang Ibu Warga Kampar Ditelantarkan Anaknya di Cilegon

IMG-20170406-00626

Ekspose Anggaran DPW-Kel, Kejari Ingatkan Pokmas

Related posts
Your comment?
Leave a Reply