UMK 2017 se Banten Disahkan, Buruh Menolak dan Siap Mogok Kerja Massal

1 tahun yang lalu Juki San 0 respond
umk-buruh

SERANG, BCO – Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2017 se Provinsi Banten, Rabu 23 November 2016 kemarin, telah resmi disahkan melalui Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani oleh Plt Gubernur Banten, Nata Iriawan.

Setelah sempat deadlock saat rapat pleno akhir pembahasan UMK oleh Dewan Pengupahan, di Hotel Mambruk Anyer, Senin lalu. Serikat Buruh sendiri sejak awal menginginkan UMK ditetapkan berlandaskan pada rekomendasi Bupati/Walikota seluruh Provinsi Banten, namun akhirnya Pemerintah Provinsi Banten melalui Plt Gubernur mengambil keputusan sendiri untuk UMK 2017 lebih berpihak pada kepentingan pengusaha, sesuai rujukan pada PP 78/2015.

Hal tersebut sontak membuat buruh se Banten mengaku kecewa. Hingga muncul wacana mogok kerja massal yang akan digelar sejak Kamis hari ini 24 November 2016.

Seperti dijelaskan Wakil Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Serang, Hari. Pasca disahkannya UMK se Banten Rabu kemarin dirinya sudah mendapat ajakan untuk menggelar aksi mogok kerja massal.

Namun dirinya hingga kini masih menunggu keputusan dari pengurus pusat terkait langkah apa yang akan dilakukan menyikapi hal tersebut.

“Tangerang sudah konfirmasi akan menggelar demo dan mogok kerja massal. Ada juga dua serikat lain yang sudah konfirmasi dengan kami ngajak mogok kerja, tapi gimana nanti kami belum terima instuksi dari pusat,” ungkapnya saat dihubungi via telepon genggam.

Sementara Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), PC Kota Cilegon mengaku sudah mendapat instruksi untuk mogok kerja massal dan akan berkumpul di Jakarta 2 Desember 2016 nanti.

“Kita belum dapat instruksi di daerah, tapi untuk nasional tanggal 2 Desember nanti di Jakarta,” ujar Ketua FSPMI PC Kota Cilegon, Suparman.

Sedangkan DPC Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, Perdagangan Minyak Gas Bumi dan Umum (FSPKEP) Kota Cilegon sudah mengeluarkan surat instruksi kepada anggotanya untuk melaksanakan aksi mogok kerja satu pekan kedepan, yang dimulai Kamis hari ini tanggal 24 November hingga Jumat 2 Desember 2016.

Aksi massa anggota FSPKEP akan dipusatkan di Kantor Gubernur Banten di KP3B Kota Serang dengan estimasi massa sebanyak 5.000 orang. (*)

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
RK

Panwaslu Tegaskan Rano Karno Melanggar Karena Kampanye di Rumah Sakit

Maskot Pilgub Banten 2017 / Dok

453.574 Pemilih di DPS Pilgub Banten Tidak Ada di Data Base Kependudukan

Related posts
Your comment?
Leave a Reply