Pembahasan UMP Banten 2017 Sulit Capai Titik Temu antara Buruh dan Pengusaha

1 tahun yang lalu Juki San 0 respond
Massa aksi buruh di Kantor Gubernur Banten 21 November 2016 / Dok
Massa aksi buruh di Kantor Gubernur Banten 21 November 2016 / Dok

ANYER, BCO - Pembahasan penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Banten 2017 yang dilakukan oleh Dewan Pengupahan Provinsi Banten dengan perwakilan Serikat Buruh berlangsung alot, di Hotel Mambruk Anyer, Senin 21 November 2016.

Alotnya pembahasan UMP Banten 2017 ini lantaran belum ada titik temu antara Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Banten dan Serikat Buruh ihwal dasar penetapan angka yang akan disahkan menjadi upah minimum.

Menurut informasi dari salah seorang fungsionaris serikat buruh, lamanya pembahasan angka UMP tersebut karena Serikat Pekerja menginginkan upah minimun didasarkan dari rekomendasi kabupaten/kota, sementara Apindo menginginkan UMP berdasarkan PP 78.

“Masih belum putusan, belum ketemu, Apindo maunya PP 78,” ujar salah sorang buruh.

Pantauan BCO di lokasi, selain perwakilan buruh yang juga ikut dalam pembahasan, ada juga pekerja yang berjaga di luar arena pertemuan di Hotel Mambruk.

Sementara ini seluruh kabupaten/kota telah selesai pembahasan kecuali Kabupaten Tangerang yang masih belum selesai.

“Semua sudah kecuali Tangerang,” ujarnya.

Sementara itu, dijelaskan Kasi Pengupahan Disnaker Banten, Karna Wijaya, sekitar Pukul 19.10 Wib rapat yang dilangsungkan tertutup tersebut sudah selesai tinggal putusan saja.

“Iya sudah selesai tinggal putusan saja, ” ujarnya kepada BCO. (*)

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
milad-muhammadiyah

Jokowi Harusnya Cabut Hubungan Diplomatik dengan Myanmar, karena Pembantaian Muslim Rohingya

Maskot Pilgub Banten 2017 / Dok

Bawaslu Himbau KPU Banten Harus Memastikan Masyarakat Pemilih Sudah Merekam E-KTP

Related posts
Your comment?
Leave a Reply