Kantor Pajak Wilayah Banten Digruduk Pendemo, Karena Diamkan Perusahaan Pengemplang Pajak

2 bulan yang lalu Aulia 0 respond
Demo Kantor Pajak

SERANG, BCO - Dianggap lalai, Selasa pagi 22 November 2016, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Banten diserbu pendemo.

Alasan masa aksi geruduk kantor pajak tersebut lantaran adanya dugaan penggelapan pajak yang jumlahnya hingga mencapai miliaran rupiah oleh salah satu perusahaan di Provinsi Banten.

Dugaan praktik penggelapan pajak yang diduga dilakukan salah satu produsen cat PT RJ yang beralamat di Curug, Tangerang ini, yakni dengan modus membuat e-faktur fiktif dan toko konsumen dengan pembelian fiktif yang tersebar di seluruh Banten.

Dugaan ini menyeruak dalam aksi yang dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Masyarakat Banten Anti Korupsi dan Kekerasan (Jambak) di depan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Banten, Kota Serang, Selasa 22 November 2016.

Koordinator Lapangan (Korlap), Andi Permana, mendesak agar pejabat atau Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak untuk segera mengungkap tuntas dugaan tersebut dalam proses hukum.

“Kita ingin pihak DJP Banten segera menyelediki dan mengupas tuntas kasus tersebut dalam proses pajak,” ungkap Andi.

Sementara itu, Kabag Umum Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Banten, Bayari mengatakan, pihaknya memang telah menerima laporan tersebut sekitar dua pekan lalu.

“Laporan tersebut awalnya hanya disampaikan melalui lisan. Karena kami lembaga negara, maka laporan tersebut kami minta untuk ditulis, kemudian kita terima laporan tertulisnya,” tuturnya.

Kemudian, kata Bayari, pihaknya menindaklanjuti dengan mengecek perusahaan yang diadukan.

“Kami cek, mengenai siapa, dimana dan usaha terkait apa. Kami juga komunikasi dengan wilayah Tangerang Barat, ternyata benar terdaftar di sana. Kami minta informmasi mengenai aktivitas industri tersebut, dan cek juga bagaimana kewajiban pajaknya,” kata Bayari.

Setelah melakukan pengecekan, petugas Kantor Pajak kemudian menemukan bukti bahwa perusahaan tersebut telah mengajukan tax amnesty atau pengampunan pajak.

“Kita nggak bisa melanjutkan, proses hukumnya terpaksa di rem, kecuali prosesnya sudah P21,” tegas Bayari. (*)

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
istigosah-kubro-2

Cuaca Teduh Naungi Istighosah Qubro Bela Islam di Alun-alun Kota Serang

Pabrik Baja PT Krakatau Posco / Net

Krakatau Posco Kerjasama dengan Disnaker Cilegon Gelar Pelatihan Las Listrik dan Servis AC untuk Lulusan SLTP

Related posts

Komentar