Hotel-hotel di Banten Siap Sambut PATA Travel Mart 2016

10 bulan yang lalu Redaksi BCO 0 respond
_IMG_000000_000000

TANGERANG, BCO – Sebentar lagi Indonesia akan kedatangan banyak tamu pebisnis pariwisata dunia di pameran PATA Travel Mart (PTM) 2016.

Pada tanggal 7 hingga 9 September 2016, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI bekerjasama dengan PATA Chapter Indonesia menjadi tuan rumah PATA Travel Mart (PTM) 2016 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang, Banten.

PTM 2016 diprediksi bakal dibanjiri oleh ribuan tamu dari mancanegara.

Bagaimana persiapan tempat penginapan PTM 2016 yang dilaksanakan di wilayah Banten itu ?

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara, Profesor I Gde Pitana, mengatakan, Kemenpar telah berkoordinasi dengan pihak panitia dan PATA Chapter Indonesia akan menyiapkan 11 Hotel dan 1.200 kamar untuk para Buyers, Sellers dan International Media.

”Yang semua aksesnya mudah dengan menggunakan Bus dari Hotel ke ICE hanya ditempuh 10 hingga 20 menit, bahkan ada juga yang bisa ditempuh berjalan kaki ke tempat acara. Total kamar yang tersedia hasil data kami dengan panitia sebanyak 1.200 kamar,” ujar pria yang biasa disapa Pitana itu.

Sementara Kepala Bidang Pameran Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran Asia Pasifik Kemenpar, Rita Sofia menambahkan, hotel-hotel tersebut adalah Santika Hotel Teraskota, Sapphire Sky Hotel, Pranaya Hotel, Grand Zuri Hotel, Soll Marina Hotel, IBIS Hotel Gading Serpong, Grand Serpong Hotel, Santika Premiere Bintaro, Mercure Alam Sutera, Atria Hotel Gading Serpong, dan Santika Hotel ICE – BSD City.

Rita memprediksi yang akan hadir ke acara tersebut berjumlah ribuan dari puluhan negara.

Ribuan buyers dan sellers yang hadir hadir ke PATA juga tidak sembarangan prestise dan kualitasnya.

”Kalau dipresentase, buyer menurut sektor industri 92 persen leisure, 2 persen spesial interest, 6 persen mice. Sedangkansellernya menurut sektor industri, 2 persen travel technology, 29 persen travel agentatau tour operator, 3 persen airlines, 28 persen Hotel dan Resort, 22 persen tourism office, 5 persen travel media, 5 persenatractions, dan 6 persen lainnya,” kata wanita berhijab itu.

Sedangkan Project Manager PTM 2016, Ika Nazaruddin mengatakan, direct benefit-nya menjadi tuan rumah PTM 2016 juga sangat banyak.

Menurut Ika, nantinya Indonesia menjadi fokus perhatian para pelaku industri pariwisata mancanegara dari 60 negara.

Karena dalam pelaksanaannya, imbuh Ika, PTM 2016 merupakan bursa pariwisata yang bersifat murni B to B (business to business) yang bentuknya appointmentantara buyer dan seller (pre-matched appointment) akan terjadi transaksi penjualan paket perjalanan wisata.

”Pelaku industri pariwisata memanfaatkan PTM untuk menjual paket wisata yang tentunya nantinya bisa meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia, terutama dari kawasan Asia Pasifik,” ujar dia.

Selain itu, masih kata Ika, PTM 2016 akan diliput oleh media nasional dan internasional sehingga memberikan dampak positif bagi Indonesia atau value added sehingga destinasi Indonesia menjadi trending news yang tinggi.

”Artinya Multiplier effect PTM 2016 membuka peluang bisnis bagi hotel, cendera mata, transportasi lokal, restoran, dan sebagainya,” ujar Ika.

Lantas apa indirect benefitnya ?

”PTM 2016 akan membangun network antara pelaku bisnis pariwisata di Indonesia dengan pelaku bisnis pariwisata anggota PATA. Membangun citra dan reputasi Pariwisata Indonesia di mata internasional, terutama negara-negara anggota PATA. Selain itu, kesempatan ini sekaligus edukasi kepada pelaku usaha dari seluruh provinsi di Indonesia dalam mengikuti ajang bursa pariwisata (travel mart) tingkat internasional,” ujar Rita. (*)

Sumber: tribunnews.com

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
ATN

PPP Isyaratkan Dukung ATN untuk Pendamping Rano Karno di Pilgub Banten

GONJLENGAN GONG

“Dinasti Banten” Akan Dikuliti di Rumah Dunia, Sabtu 3 September 2016

Related posts
Your comment?
Leave a Reply