Hak Politik Dicabut, Ratu Atut Tak Bisa Memilih di Pilgub Banten

4 minggu yang lalu Redaksi BCO 0 respond
Pasangan gubernur dan wakil gubernur Banten hasil Pilkada 2011, Ratu Atut Chosiyah dan Rano Karno / Dok
Pasangan gubernur dan wakil gubernur Banten hasil Pilkada 2011, Ratu Atut Chosiyah dan Rano Karno / Dok

TANGERANG, BCO - Mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, tidak bisa memilih saat Pemilihan Gubernur Banten pada bulan Februari 2017 mendatang. Hal ini disebabkan hak politiknya telah dicabut menyusul kasus korupsi sengketa Pilkada Lebak yang menimpa dirinya.

KPU Kota Tangerang sudah memberikan sosialisasi terkait Pemilihan Gubernur Banten di Lapas Wanita, tempat Ratu Atut menghabiskan masa tahanannya.

Ketua KPU Kota Tangerang, Sanusi Pane, mengatakan, hal ini harus dilakukan untuk memberitahu bila warga binaan yang menjadi penghuni lapas mempunyai hak yang sama untuk menyoblos, terkecuali bagi mereka yang memang hak politiknya dicabut pengadilan.

Menurut Sanusi Pane, setelah dicabut hak politiknya, nama Ratu Atut tidak masuk DPT, baik di Kota Tangerang maupun Serang.

“Terakhir kita dikonfirmasi, semula nama Bu Atut terdata di Serang, lalu dia kena cekal, dicabut hak pilihnya sesuai putusan persidangan,” ujar Sanusi Pane, Kamis 22 Desember 2016.

Selain itu, Mahkamah Agung (MA) juga menyatakan Ratu Atut Chosiyah dicabut hak politiknya. Hal itu ditetapkan dalam putusan bernomor 285 K/Pid.Sus/2015 Tahun 2015. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: jitunews.com

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
image

Alfamart Tak Transparan Soal Donasi Konsumen, Gugatan Pria Ini Dimenangkan KIP

raport-merah

13 Perusahaan di Banten Dapat Raport Merah dalam Hal Pengelolaan Lingkungan

Related posts

Komentar