Ada 4.540 Ruang Sekolah Rusak di Kabupaten Serang

9 bulan yang lalu Iip Djulianto 0 respond
Diskusi publik LSM Pattiro Banten yang menghadirkan pembicara Akademisi Untirta Gandung Ismanto / Dok
Diskusi publik LSM Pattiro Banten yang menghadirkan pembicara Akademisi Untirta Gandung Ismanto / Dok

SERANG, BCO – Minimnya anggaran perbaikan ruang kelas dari anggaran pendidikan di Kabupaten Serang yang hanya 1,8 persen pertahunnya dipastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bisa menyelesaikan masalah tersebut paling singkat dalam waktu 7 tahun kedepan. Hal tersebut terungkap dalam diskusi publik dan launching kanal pengaduan oleh Pattiro Banten, Senin 14 November 2016.

Masalah ruang kelas yang rusak saat ini menjadi salah satu problem krusial di daerah yang dipimpin Ratu Tatu Chasanah tersebut.

Dari data Dinas Pendidikan Kabupaten Serang sebanyak 4.540 ruang sekolah tercatat dalam keadaan rusak ringan hingga rusak berat.

Dijelaskan Direktur Eksekutif Pattiro Ari Setiawan, kondisi tersebut sangat berbahaya bagi sebanyak 141.305 anak yang menempuh pendidikan dasar di Kabupaten Serang.

“Ruang kelas rusak, khususnya SD yang kami kroscek di Banten, yang paling mudah ditemukan di Kabupaten Serang, ada 3 dari 10 siswa yang beresiko dalam kondisi bahaya sekolah rusak atau 30 persen dari sekitar 140 ribu anak,” ujarnya saat diskusi, di Diva Kafe, Senin 14 November 2016.

Kondisi tersebut diperparah dengan minimnya komitmen anggaran oleh Pemkab Serang, yang hanya 1,8 persen pertahun untuk rehab sekolah dasar, padahal angka partisipasi sekolah anak meningkat hingga 0,8 persen pertahunnya.

Hasil riset Pattiro Banten baru-baru ini, dengan perbandingan jumlah kelas rusak dengan komitmen anggaran rehab ruang kelas rusak Kabupaten Serang saat ini, paling singkat Pemkab bisa menyelesaikan masalah ini dalam waktu tujuh tahun, sementara satu periode pemerintahan hanya 5 tahun, dan saat ini sudah berjalan 1 tahun.

“Butuh waktu tujuh tahun untuk memperbaiki sekolah rusak jika dilihat jumlah anggaran rehab dengan jumlah kelas yang harus diperbaiki,” imbuhnya.

Namun ditambahkan Ari untuk lebih memicu penyelesaian masalah tersebut, butuh upaya lebih dengan menaikan 14 persen anggaran pendidikan pertahunnya.

” jika mau diselesaikan dalam 4 tahun. Maka perlu mendorong peningkatan anggaran sampai 14 persen pertahunnya, itu berat dengan pemangkasan anggaran dari pemerintah provinsi dan pusat. Selain itu kecilnya PAD Kabupaten Serang, tapi untuk memberikan support akselerasi bisa dengan pemangkasan anggaran yang tidak perlu seperti perjalanan dinas yang sifatnya ceremony dan pemanfaatan CSR dari perusahaan yang ada di Kabupaten Serang,” pungkasnya. (*)

Don't miss the stories followPortal Berita Cilegon No.1 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
BAWASLU BANTEN

Bawaslu Imbau Jangan Ada Relawan Liar Pasangan Calon Pilgub Banten

Lambatnya pembuatan KTP Elektronik masih menjadi keluhan masyarakat hingga saat ini / Dok

Karena Pilgub, Pelayanan Bikin KTP Elektronik Jadi Lebih Mudah

Related posts
Your comment?
Leave a Reply